Kedua mata William seketika berkaca-kaca saat melihat wanita yang ia cintai diseret kasar oleh wanita bernama masam Lee. Hatinya serasa sakit luar biasa, tapi lebih sakit lagi ketika dirinya tidak mampu berbuat apa-apa karena kehadiran istrinya di sana. "Maafin saya, Nova. Saya benar-benar minta maaf," batin William menjerit. Nova yang tengah ditarik kasar oleh madam Lee melirik ke arah William dengan perasaan pilu. Batinnya menjerit, ia berharap pria itu menolongnya. Ya, meskipun hal tersebut mustahil karena Selly istri sahnya pun berada di sana. Hal itulah yang membuat hatinya bagai disayat beribu-ribu pisau tajam. Sepertinya, ia terlalu berharap banyak kepada suami orang. Tidak mungkin William melompat ke dalam kobaran api demi seorang p*****r. Buliran bening kembali bergulir deras. K

