Ema masuk kedalam kantor Nial sambil membawakan bekal makan siang untuk Nial. “sudah datang?” ujar Nial ketika Ema menghampiri nya “hm” Nial mendudukan Ema dipangkuan nya lalu mencium sekilas bibir Ema. “manis sekali” ujar Nial tersenyum kearah Ema, Ema pun ikut tersenyum. Tokk.tokk... “permisi pak, ada berkas yang harus bapak tandatangi” ujar Key masuk menyerahkan berkas pada Nial. Ema hendak beranjak dari pangkuan Nial tapi ditahan oleh Nial. Jadi lah Nial menandatangi berkas dengan Ema duduk dipangkuan nya. Key menatap Ema sekilas lalu pergi keluar dengan amarah yang kuat. Key marah bukan kepalang. Key meremas kuat-kuat rok span nya hingga rok nya menjadi sangat kusut. Ema menyiapkan makan siang untuk Nial dan diri nya, tadi sepulang dari pemotretan Ema menyempatkan diiri untuk m

