Empat Belas

581 Kata

Saat Ema terbangun dari tidur nya ia kaget karena ia tidur didalam pelukan Nial. Belum lagi ketika ia melihat jam didinding kamar Nial, pukul 13.00. Ema sama sekali tidak menyangka jika ia bisa tertidur selama itu dan lagi seharus nya pagi tadi iia ada pemotretan, dengan ragu-ragu ia membuka ponsel nya dan banyak sekali panggilan tidak terjawab dan pesan masuk dari Sari. Ema menatap Nial sekilas lalu kembali menatap ponsel nya dan kemudian ia mematikan ponsel nya. Ia tidak mau peduli orang yang harus ia salah kan adalah Nial karena tidak membangunkan nya. Alih-alih membangunkan dan mengomel pada Nial, Ema malah meneliti wajah Nial. Mulai dari kening, alis, mata, hidung hingga bibir Nial. Sexy! Seakan sadar, Ema langsung menarik tangan nya dari bibir Nial. Dan terlambat, Nial membuka mata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN