Tiga puluh lima

503 Kata

Pukul 11 siang Nial dan Ema sampai dijakarta dengan jet pribadi milik Nial. Ema merasa ia tidak perlu lagi bekerja menjadi model karena Nial sudah memiliki semua nya, namun tetap saja Ema tidak melakukan itu kerena cita-cita nya menjadi model, kilatan kamera adalah makanan sehari-hari nya bagaimana mungkin Ema meninggalkan dunia yang sangat ia cintai. Setelah mengantar Ema kerumah wanita itu Nial langsung berangkat menuju kantor nya. “permisi pak saya Miko sekretaris bapak yang baru” ujar Miko memperkenalkan diri nya. “baiklah, kerjakan tugas mu” “baik pak, saya permisi” “hm” jawab Nial tanpa mengalihkan pandangan nya dari komputer. Pekerjaan Nial menumpuk tiga kali lipat dari biasa nya. Seperti nya ia akan lembur malam ini dan melewatkan belajar memasak nya. Nial memijit batang hidu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN