Boston USA Malam ini Ares benar –benar tidak bisa memejamkan matanya sama sekali. Pikirannya kacau karena mendengar suara tangisan dan kesedihan Mikaela yang sedang jauh di sana. Dia tidak bisa menghibur atau sekedar memeluk wanita itu. Ares tidak tahu sudah sejauh mana yang terjadi di Indonesia, tapi dia yakin banyak pihak yang tidak suka kalau dia bersama dengan Mikaela. “Mungkin saja, Heinry tidak suka padaku lalu mengingatkan semua kesalahanku atau bisa juga karena masalah hak asuh anak yang diperebutkan oleh Marcel dan Kaela. Ah, aku harusnya cepat pergi ke Indonesia!” Ares sudah tak bisa lagi menahan diri untuk menyusuli Mikaela. Soal semua pekerjaan dan bisnis, dia berpikir masih bisa menyuruh Helios yang menanganinya. Ia keluar dari ruang kerjanya dan kebetulan dia berpapasan de

