Kau tak bisa menghindar dari masalah karena di dunia ini tak ada kehidupan yang akan berjalan lancar tanpa masalah sama sekali. Kau harus berteman baik dengan masalah karena ia akan terus datang dan mengincarmu. Kau tak mungkin bisa bermusuhan dengannya karena ia akan selalu mencari cara untuk kembali padamu, lagi dan lagi. Malam itu, Kiran menghabiskan waktu yang tersisa dengan lebih banyak menangis dan meratapi pilihannya. Semua cerita tentang masa lalunya, terus-terusan diputar ulang di dalam otaknya seperti sebuah film lama yang tak berwarna. Semua rasa itu kembali dan menyiksanya semalaman. Rasa sesak yang sudah sejak lama ingin dihindarinya tak bisa hilang begitu saja. Kiran merasa tak ada yang bisa menahannya lagi di kota itu, tak ada alasan yang akan menahannya untuk tetap berada

