Kenangan yang Kini Menyakitkan

1817 Kata

Terkadang, kau tak bisa berlari dari kenyataan. Tak peduli seberapa keras kau menolak menerima semua hal yang menyakitkan itu. Pada akhirnya, kenyataan akan selalu hadir di mukamu dan memperlihatkan kembali segala hal yang tak bisa kau hindari. Kenyataan seolah pengingat jika hidup tidak akan bisa terus berjalan lancar seperti yang kau harapkan. Mang Roji yang tadinya bersembunyi di balik pintu, bergegas untuk pergi ke arah mobil begitu melihat Kiran berdiri dan hendak berjalan meninggalkan makam. Ia tak ingin Kiran tahu bila dirinya diam-diam memperhatikan Kiran dari kejauhan agar bisa menjaga wanita itu. Di sisi lain, Kiran menghentikan langkahnya dan membalik tubuh untuk menatap makam Kaila. Kesedihan yang dirasakan oleh hatinya, kini terasa lebih besar dari kebenciannya. Meski telah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN