BAB XXI. What Can I Do?

2348 Kata

Suasana berduka telah menyelimuti rumah tua yang sekelilingnya sudah terdapat banyak kelelawar yang berterbangan. Sumber dari kedukaannya berasal dari dua malaikat yang sedang tergolek diatas ranjang. Mata mereka hanya bisa menutup, satu satunya hal yang menguatkan kalau mereka masih hidup hanyalah suara detak jantung yang kian lama melemah. “Lakukanlah sesuatu yang berguna!” Suara bentakan dari Harry membuat Arista yang tengah membuka buka buku tentang penyembuhan menjadi terlonjak kaget. “Sabarlah, kau pikir gampang menyembuhkan orang yang sedang sekarat!” Balas Arista sinis “Kalau kau tidak bisa, kenapa kau lakukan?” “Bagaimana pun juga aku harus mencoba, Alice adalah sepupuku.” Ujar Arista kesal “Kalau begitu cepat temukan obatnya agar mereka berdua segera sembuh.” Bentak Harry ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN