BAB XXIII. The Witch Queen

2186 Kata

Nicholas’s PoV Seketika juga tubuhku terjatuh keatas tanah, butiran air mata turun menuruni pipiku. Perlahan aku menyentuh bibirku yang masih bisa merasakan rasa bibir alice disana. Ciuman terakhirku. Ciuman paling berharga untukku, secepat inikah kita berpisah bahkan hubungan kita belum berjalan lewat dari setahun. Wahai takdir, kenapa kau begitu jahat kepada hidupku. Sekarang apa yang sudah kulakukan, status pangeranku pun tidak jelas. Gadis yang kucintai sudah pergi dan tak mungkin untukku menyusulnya. Aku melihat sebuah bulu putih yang terjatuh diatas tanah, ini pasti adalah bulu dari sayap alice. Kuraih bulu tersebut dan kulihat dengan seksama. “Aku mengikuti cahaya ini dan berjalan sejauh ini hanya untuk sehelai bulu.” Pertama kali mendapatkan sehelai bulu dari cahaya harapan yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN