Athena memandang Sagara dengan sorot datar. Tubuhnya yang saat ini sedang membawa nampan berisi sarapan untuk Sagara membatu. Di depan matanya, Sagara sudah rapi dengan seragam sekolahnya. Sudah pasti tidak mandi, ia tahu. Cowok itu sedang memakai sepatu di ranjang. Padahal hanya ditinggal untuk membuat sarapan, tapi Sagara justru sudah siap pergi sekolah walaupun sudah berulang kali diperingatkan. "Lo mau ke mana?" Athena bertanya datar. Sagara yang sedang mengikat tali sepatu di kaki kirinya mendongak, "Sekolah, Na." Kemudian kembali fokus dengan sepatunya. "Lo bego, ya?" Sagara mendongak sebentar, "Kok bego sih, Na?" Ia balik bertanya. "Semalem aja lo ngerengek sakit kepala lah, susah napas lah, tenggorokan gatel lah. Dan sekarang malah mau pergi ke sekolah? Otak lo udah pindah

