Sagara diam-diam tersenyum saat menyaksikan teman-temannya bercanda di meja makan. Sebenarnya ia sering mengalami hal semacam ini. Makan bersama dengan teman-teman dan juga Athena. Hanya saja ini sedikit berbeda, ini pertama kalinya. Saat rumahnya ramai oleh orang-orang yang begitu dekat dengannya. "Sejak kapan Athena bisa masak?" tanya Idris memperhatikan Athena yang sedang mengambil masakan dari dapur. Gadis itu mondar-mandir untuk memenuhi isi meja. Sagara ikut memperhatikan. Matanya tidak lepas dari pergerakan Athena. "Dia sih dari dulu udah bisa segala hal," katanya membanggakan Athena. Idris berdecih sinis. "Muka-muka kayak Athena itu biasanya cuma tau merintah pembantu. Iya kan?" Sagara tertawa renyah. Memang benar. Gadis itu sejak dulu selalu ditemani pembantu. Ingin ini ingi

