"Gar, kok panasnya belum turun juga, sih?" Athena bertanya pada diri sendiri. Tangannya ia jauhkan dari dahi Sagara. Sedangkan Sagara hanya diam sambil sesekali mengusap hidungnya yang gatal. "Kayaknya kita harus ke rumah sakit, Gar." Tapi Sagara tetap tidak menjawab. Ia justru merubah posisinya menjadi meringkuk. Mungkin sedang tidak suka melihat rambut basah Athena dan tubuh gadis itu yang hanya dilapisi tanktop putih dan celana ketat pendek sekali. "Gue pakai baju dulu, abis itu kita ke rumah sakit." Athena berjalan menjauh, menuju lemari pakaian. Ia merain jeans putih dan flanel berwarna merah maroon. Gerakannya tergesa saat memakai keduanya. Setelah rapi, ia meraih hair dryer dan mulai mengeringkan rambut. Mungkin karena takut keadaan Sagara bertambah buruk, ia mempercepat kegiat

