27. Hukuman

1647 Kata

"Halo, Mel." "Di mana?" "Baru sampe. Ini baru turun dari motor," jawabku. "Kenapa, sih? Dari sejak di jalan tadi udah teleponin. Ada sesuatu yang bikin kampus heboh?" tanyaku kesal. "Mendingan lo ke sini cepetan, deh! Terus lo nilai sendiri ini heboh apa enggak?" Sambungan terputus. Aku mengernyitkan dahi. Ada apa sih, sebenarnya? Akhirnya aku bergegas masuk ke dalam gedung kampus. Melewati koridor demi koridor, hingga akhirnya sampai di lapangan bola basket. Aku menghentikan langkah. Menatap heran kerumunan mahasiswa di pinggiran lapang. Merasa penasaran, aku pun ikut melihat. Berjalan beberapa langkah hingga akhirnya tampaklah pemandangan yang sepertinya ingin Amel beritahukan tadi. Sandra, mahasiswi tingkat dua itu berdiri memegang karton bertuliskan, 'Aku Janji Tidak Akan Mengga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN