Siapakah sosok misterius dibalik teror? Apa sebenarnya motivasi sang peneror yang sebenarnya? Mari simak bagaimana kisah selengkapnya. *** Kiara sudah bisa dipindahkan ke ruang inap biasa. Meskipun, ia belum sadar, tapi Kiara sudah berhasil melewati masa kritisnya, sehingga tidak perlu lagi dirawat internsif di ruang ICU. Reyhan meminta agar Kiara di rawat satu ruangan dengan Aliana, agar ia bisa lebih mudah untuk memastikan keamanan mereka berdua. Aliana serasa berjalan di atas tanah yang luas. Suasananya begitu sepi dan sunyi. Aliana berteriak menyeruakkan nama Kiara. "Kiara!!! Kiara!!! Di mana kamu, Nak? Jangan bikin Bunda khawatir." Aliana sudah kelelahan. Sedari tadi ia sudah berjalan ke sana ke mari. Namun, sama sekali tidak menemukan keberadaan Kiara. Ia berjongkok sebentar un

