tinggal sehari lagi ya, Reyhan-Aliana tamat. Terima kasih masih mau menemani perjalanan mereka hingga detik ini. Author ucapin terima kasih banyak atas kesetiaannya selama ini. *** Hari demi hari terus berlalu. Setiap hari, Aliana bolak-balik ke rumah sakit untuk memastikan keadaan Reyhan. Tidak ada perubahan sama sekali. Kondisi Reyhan masih tetap sama. Tak sampai di situ penderitaannya. Aliana juga harus mengurus Kiara dan calon bayinya sendirian. Ia merasa tak bisa melewati ini sendiri. Namun, ia harus mampu. Seiring berjalannya waktu, ia mampu menjadi wanita yang kuat. Sudah terhitung 3 bulan Reyhan dirawat di rumah sakit sejak kejadian penembakan berdarah itu. Usia kandungan Aliana juga sudah memasuki bulan ke 8. Perutnya sudah membesar seperti ibu hamil pada umumnya yang sebentar

