Kini, Reyhan dan Aliana sudah berada di bangunan kosong belakang rumah sakit. Setelah mendapat pesan teror itu, tanpa berlama-lama, Aliana langsung mengajak suaminya menemui penculik itu. Kali ini, Reyhan menanggapi permainan Adzam dan Syifa. Perlu diingat, jika ini bukanlah akhir dari kebahagiaan Reyhan, karena permainan yang sesungguhnya masih baru akan dimulai. Kita saksikan bersama-sama bagaimana akhirnya. Kejahatan atau kebaikan yang akan segera hancur lebur. Reyhan sudah menyiapkan anak buahnya untuk melakukan penangkapan pada dua iblís yang berwujud manusia. Tentu saja tanpa sepengetahuan Aliana. Beberapa lama menunggu, akhirnya yang ditunggu-tunggu menampakkan diri. Syifa datang dengan membawa surat kontrak perjanjian di tangannya. Aliana terkejut bukan main saat mendapati so

