Suami Siaga

2115 Kata

Kini, Aliana sudah diizinkan pulang. Ia turun dari mobil dengan bantuan Reyhan. "Al, aku gendong ya?" Reyhan yang tidak ingin terjadi sesuatu pada Aliana dan calon bayinya, ia berubah menjadi lebih protektif sekarang. Dia harus bisa menjadi suami dan calon ayah yang siaga. Aliana menolak. "Nggak usah, Mas. Aliana bisa jalan sendiri. Aliana gak papa. Pusingnya juga sudah hilang." "Hemmm ... ya sudah. Jalannya pelan-pelan saja. Kiara, gandeng Bunda, Nak." ujar Reyhan. "Baik, Abi." Kiara menggandeng dan menuntun Aliana berjalan. Aliana berjalan perlahan-lahan masuk ke rumah. Sesuai yang diperintahkan Komandan. "Mau langsung ke kamar apa di sini dulu?" Kini, mereka sedang berada di ruang keluarga. Reyhan menawari Aliana untuk duduk santai di ruang keluarga atau langsung ke kamar. "Langs

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN