Chapter 20

800 Kata

"Mungkin kita jodoh kali ya, setiap ketemu pasti tabrakan kaya gini." "Bukan jodoh! Tapi emang lo kalo jalan ga pake mata, bisanya nabrak orang terus," gerutu Resya. Resya tidak menyadari sedari tadi Alvero yang berada disampingnya menatap tajam Daniel. Alvero segera menarik tangan Resya untuk melanjutkan jalannya. Resya terkejut ketika Alvero menariknya tetapi dia tetap diam tidak membantah dan hanya mengikuti Alvero. Alvero membuka pintu kelas pertamanya, semua mahasiswa dan dosen melihat kearah Alvero dan Resya. Dosen yang mengajar hanya menggelengkan kepalanya jengah, Resya sekarang mengajak orang lain untuk telat datang dipelajarannya. "Kamu tidak bosan Resya? Selalu datang telat dipelajaran saya?" Tanya dosen dengan nada lelah. Resya sudah akan menjawab tetapi Alvero sudah terl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN