Gue punya berita baik buat lo, yang mungkin bisa bikin lo ketawa jejingkrakan: ya, aku sakit. Aku tumbang. Sudah tiga hari ini aku diinfus di rumah dan nggak pergi ke mana-mana selain baring-baring kayak mayat di atas kasur. Saat disodorin jahe hangat sama Angkasa, pada menit berikutnya, seperti ayam disembelih, aku nggak sadarkan diri, lalu dibawa ke klinik Mbak Sulis, diinfus di sana sekaligus ditransfusi dua kantong darah karena HB-ku rendah. Benar-benar memalukan. Seorang Semesta bisa pingsan dua kali gara-gara mens? Cobaan macam apa ini? Apakah nggak ada penyakit yang lebih bermartabat dari sekadar sakit perut akibat datang bulan? “Aku sudah bilang berkali-kali padamu, to, Dek. Kamu periksa sana. Perutmu itu lho, USG-in. Aku takut kamu kena kista atau apa. Dari dulu kamu selalu sakit

