Lavender masih saja terdiam bahkanketika Nicklaus sudah meninggalkan tempat itu dan menyisakan dia sendiri dengan Elijah. Lavender masih menundukkan kepalanya. Dia tidak tahu harus bersikap bagaimana di hadapan Elijah begitu melihat bagaimana menyeramkannya Elijah ketika marah. “Bagaimana kamu bisa bertemu dia?” tanya Elijah. Nadanya begitu dingin. Seperti tidak pernah tersentuh. Emosi masih menguasai dirinya, kali ini entahbagaimana Elijah bisa kehilangan kontrol dari emosinya sendiri. Apalagi ketika dia tahu kalau Lavender dan Nicklaus saling mengenal. Tidak pernah sekalipun terbesit di pikirannya bahwa Lavender akan mengenal Nicklaus dan bahkan, apa katanya Nicklaus tadi? Jaket pria itu ada pada Lavender? Lavender mendongak dan dia bisa langsung melihat tatapan mengintimidasi dari Eli

