Ucapan dari dosen yang mewawancarainya hanya bisa membuat Lavender terdiam, dia tidak bisa berkata-kata bahkan setelah keluar dari ruangan itu. Bahkan ketika Elijah mengatakan padanya bagaimana wawancara yang tadi dia lakukan. Lavender hanya bisa menjawabnya dengan senyuman. Satu pertanyaan terpatri di pikirannya; apakah dia selama ini salah? Lavender benar-benar tidak mengerti. Sedari kecil, dia hanya disuruh belajar-belajar-belajar. Orang tuanya tidak pernah menyuruh Lavender untuk melihat dunia luar. Lavender terlalu awam bagi seseorang yang menyuruhnya untuk membuat inovasi atau trobosan baru yang akan bisa terpakai ketika ia kuliah atau lulus kuliah nanti. Lavender akan belajar dari kejadian ini, tentu saja. Tapi, dia butuh waktu untuk memahami semuanya. Jujur saja, dia hanya terla

