Chapter 23

1142 Kata

Elijah dan Lavender melipir ke salah satu meja yang menyiapkan kue ringan dan minuman bebas alkohol. Elijah mengambil dua gelas dan diberikannya salah satu gelas itu pada Lavender. “Untuk kamu.” Tak lupa remaja laki-laki yang sedang kasmaran itu memberikan senyuman manis pula pada Lavender. Lavender tentu saja menerimanya. “Terima kasih.” Mereka tidak banyak berbicara ketika berdua. Gerakan mereka masih malu-malu, pikiran mereka sama berisiknya untuk mencari topik pembicaraan yang sekiranya tidak akan membuat mereka canggung. Tapi anehnya, kecanggungan ini bisa mereka nikmati. Mereka menyukai kecanggungan di antara mereka. “Kamu terlihat cantik.” Elijah tiba-tiba saja berkata. Dia bersandar di meja bar yang tingginya sepinggang dia dan menumpukkan sebelah sikunya. Posisi badannya mengh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN