TALIN'S POV "Diero.." Diero mengangkat wajahnya. Mungkin dia sudah menyaksikan semuanya dari sini. "Tanyakan saja semuanya. Aku akan menjawab semua pertanyaanmu.." Aku pikir Diero akan mengerutkan keningnya. Tapi nyatanya pria itu justru menatapku dengan tenang. Benar-benar tenang. Ia kemudian bangkit, meraih lenganku dan menarikku dengan lembut ke dalam pelukannya. Tangisku langsung pecah begitu Diero memelukku. ... Keheningan menyelimuti kami. Sudah lebih setengah jam kami berdiam diri di dalam mobil, di basement apartemenku. Padahal hari ini kami berniat untuk melepas stres dan penat. Tapi malah jadi seperti ini. Ini benar-benar sudah berakhir kan? Aku tak menyangka kalau semua ini akan berakhir seperti ini. "Talin.." akhirnya Diero bersuara. Aku tidak tahu apa yang sedang d

