Beberapa tahun lalu.. Dua minggu berlalu sejak K’Tana masuk rumah sakit karena insiden tabrakan dengan pengantar pizza. Aku menyarankan padanya untuk pulang saja ke rumah agar bisa dirawat dengan benar. Tapi dia menolak dengan alasan malas mendapat omelan dari Ibunya. Aku rasa dia lebih takut mendapat omelan daripada kakinya tak sembuh. Selama dia sakit beberapa kali aku dan Nayna menjenguknya. Jika bukan kami memang siapa lagi yang akan menjaganya, kan? Ya sebenarnya K’Tana punya banyak teman yang datang silih berganti untuk menjaganya di condo, tapi tetap saja dia punya seribu alasan untuk menyuruhku dan Nayna datang. Aku rasa sekarang dia benar-benar sudah sembuh karena sudah dua hari tak menghubungiku. Aku tak tahu apa dia mungkin hanya menghubungi Nayna saja. Bisa jadi. Aku pa

