Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Persiapan pernikahan yang hanya memakan waktu dua bulan telah rampung dan berjalan dengan baik, sesuai dengan rencana dan keinginan dua keluarga yang rempong minta ampun. Aku sangat berterima kasih dengan Alesha, Kiren, Vanya, dan Risa yang sudah ikut repot dalam membantu aku untuk mempersiapkan acara. Selain itu, aku juga merepotkan Ricky dengan meminta tolong dia untuk mengurus dekor dan konsep acara. Punya banyak teman yang bisa diandalkan itu asik juga ternyata. "Kamu capek?" Tanya Mas Gavin yang melihat ekspresi lelah ditambah aku yang selalu mencuri-curi kesempatan untuk istirahat. "Banget." Jawabku. "Tamunya masih banyak banget yang mau disalami, Zel." "Iya. Strong kok aku. Tenang aja Mas." "Benar enggak apa-apa? Lagian ngapain paka

