"sayang" dengan suara serak Jonathan memanggil Alea. "iya, kenapa?" Alea muncul dari luar kamar, melangkah mendekati tempat tidur dimana sang suami tengah berbaring karena sakit. Jonathan demam. "peluk" manja Jonathan. Alea tersenyum dengan sifat manja Jonathan, tangannya terulur untuk mengusap rambut kepala sang suami. "aku lagi masak" "nanti aja masaknya, mau peluk" Jonathan merengek. Alea menggeleng "nanti aja kalau udah selesai masak" Jonathan cemberut, membuat Alea gemas dan melayangkan cubitan di pipinya. "sebentar lagi selesai kok, sabar ya" ucap Alea dengan lembut. Dengan wajah yang menampilkan raut cemberut, Jonathan mengangguk. Sedangkan Alea yang duduk di samping tempat tidur segera bangun, dia harus segera menyelesaikan acara memasaknya. Sebentar lagi waktu Jonathan min

