Alea memijat keningnya, kepalanya terasa begitu pusing. Mungking karena dia terlalu banyak menangis tadi malam. Alea bahkan lupa jam berapa dia tertidur, setelah membaca coretan-coretan berantakan Agam, tangis Alea semakin pecah hingga dia lelah dan tertidur. Dilirik jam yang berada di nakas, sudah pukul tujuh. Dia bangun terlamat. Sambil merasakan pusing, Alea mencoba bangun, keluar kamar karena ingin ke kamar mandi. "baru bangun?" tanya Mika yang sudah siap dengan sarapannya. "hmm" sahut Alea terus berjalan menuju kamar mandi. Dia hanya menggosok gigi dan mencuci wajahnya yang terlihat sembab. "semalam pulang jam berapa?" Tanya Alea sambil berjalan menuju Mika. "lupa jam berapa" "hari ini gue gak ke cafe ya, kepala gue pusing" Mika mengangguk "nangis kenapa?" "kangen Agam" lirih

