Part 42 - Apologize

1572 Kata

Flashback a month ago..... Ryan merasa iba melihat kondisi Khalif yang semakin hari semakin menyedihkan. Dia tak memiliki semangat hidup sama sekali. dia seperti orang yang hilang arah. Ryan tak bisa tinggal diam begitu saja. Dia sadar semua ini salahnya. Kalau saja dia bisa menahan diri sedikit saja pasti dia tak akan mengorbankan Khalif demi kepentingannya pribadi. Dia merasa bersalah, sangat bersalah. Walaupun Khalif sudah memaafkan dirinya, tetapi dia tak bisa memaafkan dirinya sendiri. Ryan pun memiliki ide untuk bertemu dengan Namira. Dia mencoba untuk menemuinya tapi tidak bisa. Mereka sudah meminta security untuk menjaga agar Khalif maupun Ryan tidak datang kesana. Tapi Ryan tak menyerah begitu saja. dia tetap menunggu dan menunggu sampai dia bisa bertemu Shania. Hanya perempuan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN