Perasaan Kalut Anyelir

1115 Kata

"Mama lagi buat apa?" "Mama nggak kerja?" "Mama... kapan Daddy ke sini?" Pertanyaan terakhir yang dilontarkan si bungsu Iva, sontak, membuat gerakkan tangan Anyelir saat mengaduk adonan kue, langsung berhenti. Anyelir berusaha sabar ketika anak-anaknya menanyakan keberadaan Ayah mereka. Anyelir tidak tahu ke mana Shakalon. Dan Anyelir berusaha tidak peduli. Toh, dari dulu, dia dan anak-anaknya menjalani kehidupan tanpa sosok Shakalon. "Mama...." Iva berdiri di samping kaki Anyelir. Bocah perempuan itu menarik tangan mamanya. "Daddy ke mana? Daddy udah nggak sayang lagi sama kita, ya?" Anyelir memalingkan wajah. Iva menunjukkan ekspresi memelasnya. Anyelir tidak tega jika harus mengatakan bahwa ayahnya tidak akan pernah kemari lagi. Sudah dua hari Shakalon tidak datang menjenguk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN