CHAPTER 50

2039 Kata

HARI KE-2 08.00 Bukan alarm yang berdering, tapi burung yang bertengger di pohon. Langit biru cerah dengan awan putih terlihat diantara celah daun yang rimbun. Criing-cring ... Pertempuran sengit Satya dengan musuhnya membuat suasana menjadi kacau. Duel antara Satya dengan musuh yang terlihat lebih tua darinya, menggunakan belati. Satya dijadikan bahan tontonan bagus para musuh, yang telah mengelilingi dirinya. Membuat sebuah arena, melawan ketua kelompok musuh. Semua barang yang Satya miliki dijarah habis tidak tersisa. "Cih! Dimana semua anggotamu pria songong!" seru sang lawan dengan luka goresan segar diwajah akibat pisau melengkuk miliknya. Satya tidak menjawab pertanyaan lawan. Ia masih menghindari serta menangkis serangan musuh dengan lihainya. Tidak ada rasa takut, pada dir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN