Mereka telah memasuki bus, penumpang yang duduk menyibukan diri sendiri. Ada pula yang tengah berbincang, berfoto ria, dan menenangkan anaknya yang tengah menangis. krek ... Pintu bus tertutup dan mulai melaju. Mereka mencari tempat duduk. Satya duduk di dekat jendela membuatnya dapat menikmati pemandangan kota dan bangunan yang tertata rapi. Hust ... hust ... Bus berhenti diterminal Asher, Satya serta Dekka berhenti turun dari bus, lalu mereka melanjutkan berjalan kaki sekitar 10 menit. Mereka memasuki gedung mewah tempat Asher tinggal, lobby utama yang disambut oleh para pelayan. Ornamen lukisan mewah disetiap sisi dinding membuat tempat ini tampak indah. "Asher apa kamu berasal dari keluarga kaya?" selidik Dekka melihat barang-barang yang bernilai tinggi yang saat ini dilihatnya.

