Bab 30

1339 Kata

NURA Hari ini seperti biasa aku membuka toko. Meskipun sudah beberapa hari sepi pembeli karena fitnah pesugihan dan tumbal, tak membuatku gentar. Kata Mas Ari selama masih ada barang yang dijual dan ada yang masuk ke toko walaupun satu orang, toko harus tetap dibuka. Katanya lagi, harus sabar. Ada saatnya orang yang benar akan menang. Beginilah akhirnya. Toko pun buka. Jika sebelum ada fitnah itu pagi-pagi toko sudah ramai pembeli, hari ini seperti hari-hari kemarin, sepi. Apakah spanduk yang dipasang belum membuahkan hasil? Entahlah. Mungkin memang begitu. Tapi tak apa. Mungkin Tuhan sedang membagi rezekinya untuk toko yang lain lewat musibah yang menimpaku. Atau Tuhan sedang menegurku karena sedekahku kurang. Dari jam enam sampai jam sepuluh pagi, tidak ada seorang pun yang masuk ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN