Kinanti berusaha tenang meski sebenarnya hati wanita itu sangat khawatir akan kondisi Kiandra. "Melepaskannya? Kau akan menangkap dan memenjarakanku jika aku melepaskannya. Lagi pun, kau yang sudah menghancurkan hidupku. Jadi, aku juga akan menghancurkan hidupmu. Kau harus merasakan bagaimana kehilangan orang yang sangat kau sayangi?" ucap Jeny dengan geram. "Seharusnya kau sadar dan bertaubat, bukan bersikap seperti ini, Jeny. Kesempatan yang diberikan, seharusnya juga bisa kau manfaatkan dengan baik. Apa kau ingin anakmu terlahir memiliki ibu seorang pembunuh?" jelas KInanti berusaha menyadarkan Jeny. Jeny tersenyum kecut. "Aku tidak akan berhenti sebelum melihatmu benar-benar hancur!" serunya dengan tatapan menyeringai. "Apa yang kau inginkan? Aku akan kabulkan," ucap Kenan mencoba

