Jeny tampak kesal. Menyibakkan semua isi di atas meja riasnya. Meninju kuat kaca dan mengepalkan kedua tangannya. "Berengsek! Semua gara-gara Jefry, aku jadi bercerai dengan Kenan! Kenapa Kenan bisa tahu aku ada di tempat itu? Apa dia memata-matai aku? Atau ... ini ulang Jefry. Dia sengaja menjebakku dan melaporkan semua ada Kenan? Tidak mungkin ini ulah Jefry, mereka tidak saling kenal. Argh! Menyebalkan!" monolog Jeny dengan kesal. "Sekarang aku harus bagaimana? Aku tidak mau apa yang sudah aku raih lima tahun ini hilang begitu saja. Apalagi kalau sampai kehilangan Kenan, aku tidak terima," lanjut Jeny dengan tatapan nyalang ke arah dinding. ~~~ Kenan tampak menahan amarah melihat hasil dari bursa saham yang berada di layar laptopnya. Saham perusahaan miliknya tiba-tiba saja turun cu

