Selesai revisi "Apakah ini yang namanya Sena?" Dion dan Sena yang tadinya melihat piala di etalase, menoleh ke sumber suara. Tatapan mereka jatuh pada seorang wanita baya yang berumur sekitar 55-an. Wanita itu memakai kebaya berwarna putih, dengan rok batik, dan juga sanggul. Sena yang takut bertemu orang baru, bersembunyi di balik punggung Dion. Wanita itu tersenyum, kerutan di sekitar matanya terlihat. "Jangan takut, Mario sudah menceritakan tentang kamu." Sena yang masih takut tetap bersembunyi di balik punggung Dion. "Dion ..." ucap Sena lirih. "Gapapa Sena, apa yang kamu takutkan ..." jawab Dion berusaha menenangkan gadis itu. Sena memegang erat lengan Dion dari belakang. "Maaf kalau saya lancang, kalau boleh tahu ibu siapa ya?" "Saya kepala sekolah di sini. Panggil saj

