Camping 2

1160 Kata

Greta yang jarang sekali bangun siang, terjaga terlebih dulu pagi itu. Dia bangkit dan mengambil peralatan mandinya. Walaupun udara sangat dingin, tapi tidak menyurutkan niatnya untuk mandi. Saat keluar dari kamar mandi umum, dia melihat Girda melangkah ke arahnya. Laki-laki itu tampak sangat kusut, lesu dan lingkar mata di bawah matanya, menunjukan kalau Girda tidak memejamkan mata semalaman ini. "Pagi, Kak!" sapa Greta saat keduanya berpapasan. Girda hanya tersenyum tipis, dan melewati gadis itu begitu saja. Greta mengerutkan kening, tidak biasa-biasanya Girda bersikap seperti itu. Tapi ya sudahlah. "Gre! Handuk aku mana, si? Nggak dibawa?" tanya Arlan dengan wajah kucel khas bangun tidur. Greta yang baru saja masuk ke dalam tendanya, akhirnya kembali keluar. "Mana aku tahu, Om! yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN