- AUTHOR POV - Marsha lagi dan lagi berteriak histeris mendapati pistol itu yang terarah pada calon suaminya. Bahkan Rachel juga terlihat memohon pada Azov untuk tetap tenang namun lagi dan lagi Lea selalu membuat Azov berada di pihaknya. "Daddy akan menyerahkan semua miliknya pada mu, tapi sebagai syarat kau dan juga ibu mu harus meninggalkan keluarga ku untuk selamanya" ungkap Rey. "Aku juga menginginkan keluarga Rey, sama seperti mu. Aku juga ingin hidup dengan keluarga ku seperti memiliki ibu dan juga ayah. Dan kau meminta ku pergi tanpa keluarga ku?" balas Azov. "Kau menginginkan keluarga? Lalu kenapa kau mencelakai keluarga mu? Kenap---" "Berhenti membentak ku, Rey! Kau tidak berhak, b******k!" sela Azov semakin marah. "Sepertinya kau masih butuh ketenangan, Azov.." ungkap Rey

