• REY POV • Aku berlari menuju dapur dan mengambil handuk kecil beserta air dingin untuk menurunkan deman Marsha. Tapi, bagaimana dengan dress yang ia kenakan? Apa kah Aku harus membukanya? Yah! Aku tidak memiliki pilihan lain selain membuka dan mengganti pakaiannya. Aku menurunkan resleting yang menjadi penyatu dress itu. Aku dengan hati-hati menurunkannya hingga pundak mulus Marsha terekspos di hadapan ku. Entah apa yang terjadi, kenapa jantung ku terasa berdebar saat melihat pundak mulusnya. Biasanya Aku tidak pernah seperti pada seorang wanita. Perlahan tapi pasti Aku menurunkan dress yang di kenakan Marsha hingga kini ia hanya terlihat mengenakan bra dan celana dalam yang senada. Aku mencari piyama miliknya di dalam lemari lalu memakaikannya pada tubuh rampingnya. Napas ku terce

