- AUTHOR POV - Rey di buat gugup dengan tatapan mata yang di lemparkan oleh ayah Marsha yang kini berdiri di hadapannya. Bayu Laksamana selaku ayah Marsha beralih mendekat ke arag Rey yang berdiri sejaja dengan Andien adik Irene. "Siapa yang kamu bawa ini, Marsha?" tanya Bayu dengan tatapan menyelidiknya. "Hm.. ini Rey Van Haico. hm.. bisa di bilang dia orang yang sangat pentinf bagi ku saat ini" balas Marsha gugup. Tak biasanya ayahnya terlihat begitu serius menatap seseorang. Mungkin saja karena memang Marsha tidak pernah membawa lelaki sebelumnya pada ayahnya. "Saya Rey Van Haico, kekasih Marsha" ucap Rey jujur. "Kekasih?" "Iya" balas Rey tegas. "Bukannya kamu sedang kerja Marsha? Apa dia teman kantor mu atau siapa?" tanya Bayu kembali. Marsha terdiam. Ia tak menyangka kalau ay

