• MARSHA POV • Dada ku terasa sesak saat tiba tiba saja Rey mengatakan hal itu di pada ku. Jantung ku berdegub hebat serta mata ku yang seakan di paksa melebar. "Baiklah.. Kalau begitu, apa kamu mau menjadi kekasih ku? Kekasih ku yang sesungguhnya! Bukan kekasih bayaran seperti saat ini" ucap Rey sembari mengulas senyumnya. "Apa yang kamu kat--" "Jangan berpura pura bodoh, Marsha. Bukannya kamu sudah dewasa, harusnya kamu mengerti apa yang ku maksudkan lewat ucapan ku" sela Rey. Rey semakin mendekat ke arah Marsha membuat pergerakan Marsha semakin sempit. Napas Rey kini dapat di rasakan Marsha yang menyapu wajah tegangnya. "Bagaimana?" "Tapi bukannya kamu tidak ingin memiliki hubungan dengan wanita lagi?" "Ya, dulu! Sebelum Aku membawa mu dan memaksa mu bekerja dengan ku" jel

