51. PAMERAN SENI

1400 Kata

• AUTHOR POV • "Apa Aku harus melanjutkannya?" tanya Rey yang tak mendapat jawaban atas pertanyaannya. Hal itu membuat iya melanjutkan kembali aksinya sembari menarik tengkuk Marsha untuk memperdalam ciumannya. Lumatan itu terjadi lagi di sela ciuman keduanya. Rey menyatukan kedua tangan Marsha lalu menguncinya untuk memberikan akses lebih untuknya. Mata keduanya terpejam seraya menikmati ciuman itu. Rey menarik tubuh Marsha menjauh dari pintu lalu membaringkan tubuhnya secara perlahan tanpa melepas lumatannya. Marsha tak memiliki pilihan lain selain mengikuti permintaan tubuh Rey yang terus saja menuntunnya melakukan apa yang di inginkan Rey. Rey menggenggam tangan Marsha di bawah sana dengan bibirnya yang beralih menyesapi tengkuk hingga pundak Marsha. Aroma vanilla serta kayu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN