• AUTHOR POV • Rey memasuki alam bawah sadarnya, membuat Marsha lega dan menormalkan kembali detak jantungnya sembari menatap wajah tampan Rey yang saat ini tengah terlelap di pangkuannya. "Apa Aku salah, kalau menyimpan perasaan pada mu?" "Apa Aku pantas untuk memiliki mu?" "Apa kita bisa bersama?" "Aku rasa, Aku sudah jatuh cinta pada mu.." Ucapan itu tampaknya terlontar begitu saja dari bibir Marsha. Ia sendiri juga tak menyadari hal itu, membuat ia sedikit terkejut dan membungkam mulutnya sendiri. Berharap Rey tidak mendengar apapun dalam tidurnya. Marsha masih setia memijit kepala Rey sembari menyapu dengan sangat lembut rambut hitam klimis milik Rey. Marsha memainkan game di ponselnya sembari menunggu Rey terbangun atau waktu untuk menjemput Rachel. Lalu di saat yang bersam

