Juvenal seperti biasanya, mengganggu Vance setiap pulang sekolah. "Daddy j*****m! Cepat pindahkan sekolah aku!" Apalagi kalau bukan memaksa agar dimasukkan ke sekolah pamannya itu. "Tidak. Berhenti merengek seperti banci, lagi pula Lexus tak mengizinkan. Buahahaha.." Vance yang b***t tak terganggu sama sekali, setiap kali Juvenal protes, ia akan membalas dengan ejekan. Betapa senangnya Vance, mendengar saat Lexus berkata kalau Juvenal masih terlalu kecil untuk masuk ke sekolah itu, mengatakan sesuatu tentang begitu tak manusiawinya kegiatan di sana sampai Yue ikutan tak setuju anak mereka ke sana. "Percuma pasang wajah ngambek, aku tak akan tersentuh dan Yue tak akan membelamu lagi." Dan apakah dia sudah bilang betapa lebih membahagiakan lagi bisa melihat ekspresi wajah kecut sedang nga

