Chapter 40

1867 Kata

Heinz menghentikan langkahnya saat melihat sosok imut yang ia rindukan, berjalan mundur pelan-pelan menghampiri Kae yang tampak murung, tak ada Eiji di sampingnya. Terlihat seperti kesempatan emas bagi Heinz, "Hei." ia mengambil tempat di samping Kae, melirik sekilas karena tak kunjung mendapatkan sapaan balik. "Kau baik-baik saja, Kae?" Tak tahan dengan kesunyian, Heinz semakin mendekat, wajahnya nyaris menempel pada wajah Kae dan barulah ia bertanya dengan suara yang amat lembut. "Kyaaa!" Sontak Kae menjerit, ia akhirnya menyadari kehadiran Heinz. Tubuhnya tersentak ke belakang, nyaris terjatuh dari kursi panjang tempat ia duduk jika saja Heinz tak memiliki gerakan refleks yang luar biasa. Pria itu masih bertahan pada posisi awalnya, menatap lurus ke wajah Kae seraya menangkap pingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN