rasa bersalah Sam

1014 Kata

Aku lelah berpikir. Dari pagi hingga malam, tidak hentinya bayangan masa kecil Ham menghantuiku. Moment di mana ia masih cengeng dan mengikutiku seperti lem membuatku rindu. Kalau boleh jujur, aku tentu saja merasa bersalah. Ham adalah seorang adik kecil manis yang selalu naif. Di lingkungan kami dulu, semua orang bilang aku adalah pelindung untuknya. Sifat kami yang berbeda adalah hal paling menarik. Sungguh, saat itu aku bahagia saat mampu melindunginya. Tapi setelah dewasa dan berpisah, Ham yang sekarang serasa asing bagiku. Waktu perpisahan kami jauh lebih lama dari kebersamaan. Aku yakin, dia juga tidak suka kalau tiba-tiba melihatku. Seharian ini entah berapa kali Bimo menyarankanku agar segera menjenguk. Tentu saja aku harus memakai topi dan masker agar tidak dikenali. Itu penting

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN