Kisah lalu

1015 Kata

Aira menyambut Ham yang membawa sekotak pizza bertabur keju mozarella. Di ruang tengah itu, nampak Allen yang sibuk dengan urusannya sendiri. Tidak bekerja tak lantas membuatnya melepas tanggung jawabnya begitu saja. Banyak anak yang membutuhkan pendidikan tanpa biaya banyak. "Jadi sketsa ini laku?" tanya Sam setengah tidak percaya sekaligus bersyukur. Ia tahu betul bagaimana Aira telah bekerja keras untuk menemukan ide juga bahan yang paling cocok. Sam ikut senang sekarang karena waktu yang terpakai tidak jadi sia-sia. "Masih tahap pembicaraan dengan tim," kata Aira tidak bermangat. Ia jadi ingat tentang Ratna yang sempat membuat Sam terkena masalah. Setiap melihat sketsa itu, Aira bisa marah tanpa sebab. "Kenapa? Ada masalah?" tanya Sam heran. Alih-alih senang, Aira malah terli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN