Sam mengurungkan niatnya untuk menelpon Nadira. Pagi ini ia berencana pergi dan rukonya akan kosong hingga sore nanti. Biarkan saja Bimo yang memberi tahu nanti, ponselku sedang dichas, batin Sam buru-buru memakai jaketnya di jalan. Ia setengah berlari menuju ke halte bus terdekat. Tadi malam ia mendengar kabar duka kalau mantan ibu pantinya meninggal. Usianya memang sudah cukup tua, jadi wajar kalau sering sakit. Meski jarang berhubungan, Sam bersyukur karena tahu kabarnya tepat waktu. Semenjak dipenjara, para anak panti sering menghindar karena takut mendapat pengaruh buruk. Itulah kenapa kadang diperlukan sedikit pengertian untuk sebuah kesalahan besar. Mana tahu mereka alasan pencurian itu di masa lalu? Mereka masih kecil dan mendengar desas desus dari mulut jahat orang lain. Di

