Lorong rumah sakit itu sudah mulai sepi. Kumpulan dokter yang biasanya berjaga di ruang gawat darurat mengadakan pergantian shift. Maklum, akhir-akhir ini angka kecelakaan cukup tinggi. Rumah sakit di mana Ham di rawat, adalah tempat pengobatan paling dekat dengan lokasi rawan. Di bangsal lain, suasana benar-benar tidak ada kehidupan. Hanya satu dua suster yang mondar-mandir untuk mengecek beberapa pasien rawat inap. Ana adalah suster yang bertugas mengawasi perkembangan Ham. Ya,sudah terhitung tiga bulan ia rutin mencatat semua pasien dokter Smith dan kebetulan Ham ada di daftar terakhir malam itu,. Awalnya tidak ada yang aneh. Ham masih terbaring, tidak bergerak sama sekali. Tapi saat suster itu mencatat volume cairan infus, mata Ham tiba-tiba bergerak. "Ya Tuhan, apa dia sudah ban

