Hari menjelang sore, dan kini Naila sedang berada di sebuah cafe. Dia tidak sendirian di sana, karena ada Dimas bersamanya. Dan ya, memang Dimas lah yang mengajaknya ke sana. "Aku dengar, katanya Kevin pindah keluar negeri. Apakah dia tak mendapatkan hukuman apa-apa hingga bisa pindah begitu?" Dimas bertanya dengan penasaran. "Hm, bisa dibilang mungkin itu adalah hukuman yang dia terima, Kak." Naila menjawab diakhiri dengan senyuman kecil. Dimas terlihat bingung mendengar jawaban Naila barusan. "Maksudnya? Aku tak paham." Dimas berucap. "Jadi, ayahku membuat kesepakatan dengan ayahnya Kevin. Kevin tak akan di penjara dengan syarat dia tak boleh menggangguku lagi. Jadi dia dikirim keluar negeri oleh ayahnya." Naila menjelaskan. "Ah, begitu rupanya. Rasanya itu tak sepadan dengan apa ya

