11

1297 Kata

            “Terima kasih ya pak,” ujar Navyla beranjak turun dari mobil Kevin.             “Hm, nanti saya jemput ya, jam 12 malam kan?” Tanya Kevin dengan ekspresi di ngin seperti biasa nya.             “Eh gak usah pak, saya bisa pulang sendiri,” ucap Navyla menolak, sebenar nya ia sendiri pun merasa tidak nyaman di perlaku kan Kevin seperti ini.             Bagi nya hubungan Kevin dan di ri nya ha nya sebatas dosen dan mahasiswa, mana mungkin seorang dosen mau menghabis kan hampir tiga belas juta ha nya untuk membeli kan make up mahasiswa nya.             “Naik apa? ojek online?”             “Iya,”             “Gak bisa,”             “Hah?”             “Bahaya,”             “Biasa nya juga saya naik ojek atau taksi online kok pak,”             “Gak aman Navyla,”            

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN